keyboard_arrow_right
keyboard_arrow_right
Cara Mengajarkan Toilet Training pada Balita
Pendidikan

Cara Mengajarkan Toilet Training pada Balita

Cara Mengajarkan Toilet Training pada Balita

savoring.net – Perlu Anda tahu bahwasannya masa perpindahan dari popok menuju toilet adalah masa yang harus bisa dilewati oleh anak-anak balita. Padahal baru beberapa bulan yang lalu Anda direpotkan dengan harus menggantikan popok bayi Anda, akan tetapi sekarang Anda sudah harus ajarkan toilet training ini pada anak Anda.

Tapi, sebelum Anda ajarkan toilet training tersebut pada balita, pastikan terlebit dulu anak tercinta Anda sudah mempunyai kesiapan untuk lakukan buang air kecil dan buang air besar di toilet. Kesiapan yang seperti ini bisa meliputi beberaa faktor, seperti usia, atau pun kemampuan fisik dan juga kognitifnya.

cara-mengajarkan-toilet-training-pada-balita

Mengajarkan anak toilet training ini Anda juga harus bisa dibarengi dengan beberapa pertimbangan, misalnya saja usia. Sebab, jika usia anak Anda terlalu dini untuk bisa lakukan toilet training, maka bisa saja anak Anda masih belum bisa untuk control keinginan buang air kecilnya dengan baik. oleh sebab itulah sangat penting sekali buat Anda tahu waktu yang paling tepat untuk segera memulai mengajarkan toilet training ini pada anak Anda.

Cara mengajarkan toilet training pada balita

  • http://www.dosenpendidikan.com/pengertian-perbedaan-visi-dan-misi-serta-contohnya-lengkap/ Ingat, sebelum mulai toilet training ini, anak Anda juga harus terbiasa terlebih dulu dengan duduk di toilet atau pun di kloset anak. Beri penjelasan bahwasannya kloset adalah salah satu tempat khusus dimana dia nantinya bisa buang airn kecil dan juga buang air besar. Hal yang satu ini bisa Anda lakukan sembari mengajarkan kepada anak Anda cara buang air besar atau buang air kecil yang benar pada kloset tersebut.
  • Apabila anak Anda merasa bosan untuk duduk pada klosetnya, maka Anda dapat mensiasatinya dengan cara membacakan dongeng dan juga bermain di dekat anak Anda pada saat dia duduk di klosetnya tersebut. Selain hal itu, Anda juga bisa menghiasi kamar mandi anak Anda dengan stiker lucu untuk membantu melawan rasa bosan yang dialami anak-anak pada saat mencoba buang air kecil dan buang air besar sendiri di kloset.
  • Hindari juga menggunakan pakaian atau baju dengan pernak-pernik yang terlalu banyak, seperti halnya ritsleting atau pun kancing yang susah dibuka, yang akan jadi penghalang bagi anak Anda selama lakukan toilet training.
  • Bila memungkinkan, Anda bisa menaruh kloset yang nantinya akan digunakan untuk toilet training ini pada setiap sudut rumah Anda, supaya apabila anak Anda sudah memberi tanda-tanda untuk buang air besar atau buang air kecil, anak Anda bisa dengan cepat dan mudahnya meraih toilet tersebut.

Demikianlah informasi tentang cara mengajarkan toilet training pada balita yang bisa kami bagikan. Semoga saja bermanfaat.

Baca Juga >>>